Bertahan atau Melepaskan


Yang sudah kau mulai sebaiknya memang harus diselesaikan sebaik-baiknya. Jangan menjalani hal baru tanpa menyelesaikan dengan tuntas hal lama. Karena semuanya akan menjadikan hidupmu berantakan. Menjadikan masalah bagi hal baru yang kau pilih, juga akan menyakiti dengan lebih sesuatu yang tak kau selesaikan tersebut.

Kadang, kau menyadari cinta itu terasa dingin saat kau telah lama bersama dengan seseorang. Namun terus memaksakan untuk bersama hanya karena alasan, ‘'sayang, kan, udah selama ini,” dan kau membuat hidupmu sia-sia sepanjang usia.

Memang tak ada jaminan hal baru akan selalu menjadi lebih baik. Tapi jauh tidak lebih baik dengan tetap bertahan pada sesuatu yang sudah kau rasa tidak baik untuk hidupmu. Hal tersulit mungkin melepaskan apa yang terlalu lama mengikatmu, disaat yang sama kau sudah tak bahagia lagi dengan ikatan itu.

Tak ada yang salah memilih orang baru dalam hidupmu. Toh, mencintai bukan berarti menyerahkan seluruh hidupmu pada orang yang tak lagi kau cintai. Asal kau menyelesaikan segalanya dengan benar. Tak ada salahnya. Jangan memulai dulu sebelum semuanya selesai tuntas, karena cinta yang kandas sering kali menimbulkan imbas yang tak menyenangkan.

Mencintai memang perihal berani mempertahankan, namun pada kesempatan lain bisa jadi keberanian untuk melepaskan. Karena tanpa kau sadari ketika tetap bertahan dengan orang yang tak lagi kau cintai, kau telah menyakiti sepanjang hidupnya, juga sepanjang hidupmu.