Bertahan Bersamamu


Suatu hari nanti kita akan disibukan oleh urusan masing-masing. Saat di mana cinta dan setia adalah taruhan. Akan ada masa di mana jarak tak lagi terasa ringan, kita akan dihantam oleh rasa yang tak karuan. Kelak, aku mungkin akan lupa mengabarimu karena sibuk, atau mungkin kau tidak ingat membalas pesanku karena banyaknya pekerjaanmu. Pada saat seperti itu kau harus ingat, bagaimana kita telah melalui waktu yang tidak singkat. Dan kau harus kembali percaya, ada hati yang masih saling mengikat di antara sibuknya dunia kita.

Tak akan ada yang membuat kita tetap kuat melalui semuanya, selain terus belajar menjaga dan tetap percaya; kita punya tujuan yang sama. Apa pun yang aku lakukan saat ini adalah untukmu dan kita di masa nanti, juga yang kamu perjuangkan sepenuh hati adalah hal terbaik untuk kita berdua kelak.

Tak usah ragu hanya karena aku tidak mengabarimu. Namun jangan kau diamkan kabarku yang terkadang kabur, bukankah kita telah sepakat untuk saling mengingatkan. Bahwa kita sudah punya rencana-rencana yang harus kita wujudkan berdua. Apa yang telah kita lalu bersama memang tidak selayaknya sia-sia. Maka pada saat seperti itu, saat satu di antara kita seperti orang yang sudah tak menentu, saat itulah satu lainya harus merendahkan ego. Memberi kabar lebih dulu, atau tetap berpikir semuanya akan baik-baik saja. Karena kita memang akan baik-baik saja. Aku sudah menetap di hatimu, kamu sudah menetap di hatiku. Kita hanya sedang sibuk memperjuangkan impian, yang kelak akan menjadi bagian dari senyuman kita berdua.

Saat seperti ini memang tidak akan mudah, tapi bukan alasan untuk menyerah dan kalah.

"Ketika jatuh cinta jangan berjanji untuk tak saling menyakiti, 
namun berjanjilah untuk tetap saling bertahan 
meski salah satu tersakiti." - @feryardn