Beginilah cinta


Karena orang yang aku cintai, aku sering kali begini;

Karena orang yang aku cintai, aku sering kali mengabaikan rasa lelah. Bahkan beberapa kali menyembunyikan patah hati. Hanya untuk memastikan agar kamu tetap ada di sampingku. Agar aku tetap bisa menatap matamu, dan menyakinkan diri, inilah cinta.

Sering kali juga aku mengalah. Bukan untuk menerima kalau aku kalah. Hanya untuk menjaga agar hubungan kita tetap indah. Aku menerima kamu yang sedang kesal. Tak jarang kamu malah marah-marah. Aku tetap saja mengalah. Ini bukan untuk menunjukkan aku lemah. Tapi untuk mengajarkan beginilah cinta bersabar.

Mungkin benar begini. Bahkan saat kata-kata orang lain menyudutkanku. Aku sama sekali tak peduli dengan semua itu. Bagiku, inilah cintaku. Inilah yang ingin aku perjuangkan. Peduli apa denganmu yang tak pernah tahu bagaimana rasanya hati dan jantung terjerat rindu. Aku mengabaikan segala ejekan, celaan, juga nasihat-nasihat yang menggurui, seolah mereka orang-orang paling bahagia dengan hidupnya.

Begitulah cinta. Ia mengajarkanku pelan-pelan untuk berjalan. Dengan segala pedih yang pernah ku perjuangkan. Dengan segala pandangan orang yang tak pernah ku pedulikan. Setelah aku kuat berjalan, aku selalu tahu, apakah ingin meninggalkan atau tetap bertahan.

Aku selalu punya sisi bahagia. Bahkan pada cinta yang mungkin saja disebut orang-orang sebagai sebuah kesalahan. Dan pada akhirnya aku hanya perlu menarik napas dalam-dalam, lalu melepaskanya. Aku berhasil melewati semuanya. Sendiri atau berdua. Patah hati atau saling mencintai. Semuanya akan jadi cerita yang ku kenang kala tua nanti. Dan kembali mengenang saat pahitnya berjuang hanya untuk merasakan; beginilah cinta.



"Ada cerita yang mesti kita tuliskan. 
Untuk sekedar dikenang, 
atau untuk disobek dan dilupakan." 
@feryardn